?> SEAMOLEC.org - Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Centre
Feedback

CONTACT US NOW: +62 21 7422184/7422201

SEAMEO SEAMOLEC, Jakarta Indonesia

Expertise on applying ICT-based open and distance learning in Southeast Asia!

Ini Model Pendidikan Jarak Jauh di Indonesia

Posted by: prm on 19-03-2013 04:12:11 | Comments

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Saat ini adalah era digital. Demikian juga dalam dunia pendidikan. Mudah, Murah, Masal, Minat, dan Mandiri, merupakan 5M yang saat ini menjadi tren dalam pendidikan, pelatihan atau program keahlian yang ditawarkan. 

SEAMEO Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC) adalah lembaga yang didirikan oleh Menteri Pendidikan se-Asia Tenggara pada 1997. Lembaga ini menawarkan kemudahan belajar dengan cara Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Aktualisasi program SEAMOLEC dalam mengikuti perkembangan teknologi pendidikan yang membawa dampak global, seperti yang saat ini tengah menjadi tren, yaitu penyelenggaraan pendidikan/pelatihan dengan model Massive Open Online Course (MOOC). 

Kemasan pendidikan yang ditawarkan pada prinsipnya adalah mampu menghasilkan kompetensi keahlian, dengan mempertimbangkan beberapa faktor: 1) Mudah diakses secara online, 2) Murah dalam biaya, 3)Masal (massive) tidak ada pembatasan peserta, 4) Minat terhadap pelatihan sangat ditentukan oleh kompetensi yang spesifik dan menjawab kebutuhan pasar kerja, dan 5) Mampu meningkatkan kompetensi keahlian sesuai kebutuhan.

MOOC mampu menjawab kebutuhan akan kesempatan belajar seluas luasnya. MOOC mampu menyediakan pilihan pendidikan/pelatihan sehingga memberikan pilihan sesuai dengan kebutuhan. Hal ini dijawab SEAMOLEC melalui pengembangan program yang disebut sebagai “SEA EduNet 2.0 dan SEA Twin”. 

SEAMOLEC sebagai lembaga regional yang melayani negara-negara Asia Tenggara, mengembangkan program tersebut dengan fokus pembelajaran berbasis e-learning dan jejaring sosial yang dikemas untuk proses belajar aktif dan kolaboratif, memberikan kemudahan akses dan model pembelajaran yang menganut sistem flexible learning atau yang sering disebut dengan learning anywhere, anytime, and anyone.

Sejak Februari tahun 2013, program ini diawali dengan sosialisasi berupa seminar dan pelatihan/workshop di beberapa daerah di Indonesia maupun Asia Tenggara. SEA EduNet 2.0 dan SEA Twin memiliki peran terbesar yang mampu mengintegrasikan empat aspek dalam pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), yaitu: metode penyampaian, pengembangan konten, komunikasi, dan evaluasi. 

Keempat aspek tersebut dikemas dalam sebuah sistem pembelajaran yang terintegrasi, sebagai berikut: 
1) Edmodo, merupakan platform sistem penyampaian (delivery system) berbasis web jejaring sosial untuk pembelajaran. Keunggulan Edmodo adalah dalam manajemen pembelajaran online, kemudahan navigasi, mempermudah jalinan netwoking khususnya antarpendidik, pelajar, dan orang tua, serta dapat menjadi media evaluasi yang interaktif. 
2) SEAMOLEC Multi Studio (SMS), dimanfaatkan untuk pengembangan bahan ajar berbasis video, baik untuk siaran langsung via internet (online streaming/realtime), maupun berdasarkan kebutuhan saat itu (on demand) yang sudah terlebih dahulu direkam dan disimpan dalam server. 
3) Buku Elektronik (digitalbook), sebagai bahan ajar yang diakses secaraoffline melalui perangkat bergerak, seperti smartphone, tablet, dan laptop.
4) Web Seminar (Webinar), sebagai media komunikasi jarak jauh berbasis internet untuk menyelenggarakan online conference/seminar. 
5) SEACyberClass, didedikasikan untuk ujian semi-online yang memungkinkan pelaksanaan evaluasi yang kontinu.

Jenis pendidikan/pelatihan yang telah dikembangkan oleh SEAMOLEC dalam SEAEduNet 2.0, dapat diakses melalui web dihttp://odl.seamolec.org. Pelaksanaan Pelatihan “SEA Edunet 2.0: Aplikasi Model Pembelajaran Era Digital” akan dilaksanakan selama 5 hari bersamaan dengan Seminar “Model Pembelajaran Era Digital” di 17 Kabupaten/Kota dalam 5 Propinsi, dengan target peserta adalah Guru SMA/SMK. 

Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama pada April 2013 di Jombang, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Garut, Banyuwangi, Malang, Bandung, Blitar, Magelang, Jember, Kediri, Kudus, Kulon Progo, Bogor, Yogyakarta dan Pandeglang. Tahap berikutnya pada Mei 2013 di Kabupaten/Kota di Bali dan 14 Provinsi di luar Jawa (Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi). (adv)

Our Categories

Home / About / Programmes / Info / Contact / Login

© Copyright 2014. All rights reserved.